Riau Memprotes: KNPI Desak PHR Naikkan Bagi Hasil Minyak ke 35% atau Enyah dari Bumi Lancang Kuning

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (LA) – Gelombang protes besar-besaran mengguncang markas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rumbai Pekanbaru Riau, hari ini (27/10/25). Aksi tersebut dipimpin oleh tiga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dari wilayah Rumbai: Rumbai, Rumbai Timur, dan Rumbai Barat (Aditya Permana, Yogi Devfano, dan Gusman Angga Riawan). Mereka menuntut keadilan finansial dan sosial yang selama ini dianggap terabaikan oleh operator Blok Rokan.

Kemarahan massa aksi ini berkaitan dengan klaim mencengangkan mengenai bagi hasil minyak (Participating Interest/PI) yang dinilai sangat rendah, yaitu hanya “satu dolar per bulan” untuk Provinsi Riau. Tuntutan ini melambangkan frustrasi warga terhadap perlakuan “sapi perahan” yang dialami oleh daerah penghasil minyak terbesar di Indonesia tersebut.

KNPI menuding sistem pembagian hasil saat ini sebagai bentuk “pengkhianatan fiskal”. Mereka menilai, meskipun Riau menyuplai 30-40% produksi minyak nasional, provinsi ini hanya menerima 15,5% dari total bagi hasil, sedangkan pemerintah pusat memperoleh 84,5%. “Bagaimana mungkin, daerah yang memberikan kontribusi sebesar itu hanya mendapatkan sisanya?” seru orator aksi, mengekspresikan kemarahan yang mendalam.

Dalam surat tuntutan yang diajukan, para pemuda menyampaikan tiga poin utama yang harus dipenuhi oleh PHR tanpa kompromi:

1. Participating Interest Naik Drastis ke 35%: Masyarakat Riau mendesak peningkatan PI dari 15,5% menjadi 35% agar sesuai dengan kontribusi yang diberikan.

2. Penerimaan Tenaga Kerja Lokal: PHR diminta untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal sebagai respons terhadap tingginya pengangguran di daerah tersebut.

3. Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial: Diharapkan PHR memberikan kompensasi yang adil atas dampak sosial dan lingkungan dari operasinya.

 

Aksi yang disertai dengan ultimatum tegas ini mencerminkan puncak kekecewaan masyarakat Riau terhadap janji alih kelola Blok Rokan yang seharusnya membawa berkah, tetapi justru membawa penderitaan. “Jika tuntutan kami tidak diindahkan, kalian hanya punya satu pilihan: Beri hak Riau atau enyah!” tegas salah satu orator.

Dengan demonstrasi ini, pemuda Riau menginginkan keadilan dan pertanggung jawaban yang lebih besar dari PHR, menyerukan kesetaraan bagi daerah yang kaya akan sumber daya namun terpinggirkan dalam pembagian hasil. Aksi ini dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang telah berlangsung lama, mendesak perusahaan untuk menghormati hak-hak masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensaaksara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KOMPOR Foundation dan PPSP Desak Pembuktian Legalitas Aktivitas Kampus di Pasar Kodim
Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN Nusantara Power UP Tenayan Perkuat Sinergi Pengendalian Karhutla di Kecamatan Tenayan Raya
KOMPOR Riau dan Pedagang Pasar Kodim Tagih Kepastian Dokumen Pengelolaan Pasar
PEDAGANG PASAR KODIM MENUNGGU KEJELASAN TINDAK LANJUT PERMOHONAN INFORMASI DAN DOKUMEN
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau ( UMRI ) Kelompok 2 Gelar Program Peduli Lingkungan melalui Penghijauan di Kecamatan Tuah Madani Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru
Terciduk di Siak! Perjalanan Truk Rokok “Bodong” Asal Surabaya Berakhir di Tangan Bea Cukai
KOMPOR Tunggu Itikad Baik PT PMJ, Surat Audiensi Terkait Pasar Kodim Belum Ditindaklanjuti
Terima Aduan Pedagang, KOMPOR FOUNDATION Investigasi Dugaan Pungli dan Alih Fungsi di Pasar Kodim Pekanbaru
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:23 WIB

KOMPOR Foundation dan PPSP Desak Pembuktian Legalitas Aktivitas Kampus di Pasar Kodim

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN Nusantara Power UP Tenayan Perkuat Sinergi Pengendalian Karhutla di Kecamatan Tenayan Raya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:45 WIB

KOMPOR Riau dan Pedagang Pasar Kodim Tagih Kepastian Dokumen Pengelolaan Pasar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:17 WIB

PEDAGANG PASAR KODIM MENUNGGU KEJELASAN TINDAK LANJUT PERMOHONAN INFORMASI DAN DOKUMEN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau ( UMRI ) Kelompok 2 Gelar Program Peduli Lingkungan melalui Penghijauan di Kecamatan Tuah Madani Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru

Berita Terbaru