Imbas Protes Warga: Gubernur Riau Panggil GM PLN, Targetkan Listrik Selatpanjang Pulih Cepat

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (LA) – Gubernur Riau, Abdul Wahid, memanggil manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau untuk mencari solusi atas masalah kelistrikan yang berkepanjangan di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Pertemuan ini dilakukan menyusul protes warga yang kerap mengeluhkan pemadaman listrik tanpa jadwal jelas.

Dalam pertemuan tersebut, Gubri menuntut komitmen PLN untuk segera menormalkan pasokan listrik di Selatpanjang. Ia menyampaikan bahwa pihak PLN berjanji akan menyelesaikan gangguan tersebut dan menargetkan pasokan kembali normal dalam waktu sepuluh hari ke depan.

“Kita sudah berbincang-bincang dengan PLN. Kemungkinan sepuluh hari ke depan sudah on dengan enam megawatt dan delapan unit mesin. Insyaallah selesai, kata GM-nya, Pak Joni,” ujar Gubri Abdul Wahid pada Sabtu (25/10/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain fokus pada pemulihan Selatpanjang, Abdul Wahid juga meminta PLN mempercepat realisasi pemerataan jaringan listrik hingga menjangkau desa-desa dan dusun di seluruh Riau pada tahun 2025 dan 2026.

Menanggapi permintaan tersebut, General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Joni, merincikan langkah-langkah pemulihan yang sedang ditempuh. PLN akan menambah delapan unit mesin dengan total kapasitas enam megawatt untuk mengatasi defisit daya.
“Hari ini sudah mulai loading, diperkirakan empat hari ke depan sudah tiba di Selatpanjang dan langsung mulai proses instalasi. Kita harapkan makin cepat makin baik,” kata Joni. Ia menjelaskan bahwa mesin dan peralatan pendukung seperti trafo dan kabel diambil dari Jakarta dan Medan.

Sebelumnya, kondisi kelistrikan yang memburuk memicu ratusan warga Selatpanjang menggeruduk kantor PLN di Jalan Yos Sudarso pada Jumat malam (24/10/2025).

Warga menuntut penjelasan dan menolak pemadaman listrik yang dinilai terjadi secara acak, di luar jadwal resmi PLN. Dengan upaya ini, diharapkan pasokan listrik di Selatpanjang segera stabil.

Penulis : Rifky Rizal

Editor : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensaaksara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Riau Musnahkan Barang Ilegal Wilayah Riau dan Sumbar Senilai Rp44,8 Miliar
KOPI APA: Tempat Bersantai dan Kulineran Terbaru di Pekanbaru
Pj Sekdako Lakukan Kunjungan ke Kantor UPT Metrologi Legal
Analisis: Kemungkinan Kebebasan Abdul Wahid setelah Penolakan Eksepsi oleh Pengadilan
Penolakan Eksepsi Abdul Wahid: Pro dan Kontra dalam Sidang Hukum
Kadisperindag Pekanbaru Dampingi Walikota Kunjungan ke Kios Baru Akik dan UPT Metrologi Legal Pasar Palapa
Halal Bihalal BPP Pekanbaru: Tingkatkan Silaturahmi dan Sinergi dalam Pembangunan
Pemko Pekanbaru Lakukan Reshuffle Besar di Struktur OPD, Wali Kota Agung Nugroho Lantik Puluhan Pejabat Baru
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:02 WIB

Bea Cukai Riau Musnahkan Barang Ilegal Wilayah Riau dan Sumbar Senilai Rp44,8 Miliar

Senin, 13 April 2026 - 19:59 WIB

KOPI APA: Tempat Bersantai dan Kulineran Terbaru di Pekanbaru

Jumat, 10 April 2026 - 17:26 WIB

Pj Sekdako Lakukan Kunjungan ke Kantor UPT Metrologi Legal

Jumat, 10 April 2026 - 15:23 WIB

Analisis: Kemungkinan Kebebasan Abdul Wahid setelah Penolakan Eksepsi oleh Pengadilan

Jumat, 10 April 2026 - 15:07 WIB

Penolakan Eksepsi Abdul Wahid: Pro dan Kontra dalam Sidang Hukum

Berita Terbaru

Pekanbaru

Pj Sekdako Lakukan Kunjungan ke Kantor UPT Metrologi Legal

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:26 WIB