Tak Kantongi Restu DPP, Musda Golkar Riau Dibatalkan Mendadak

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Agenda Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Riau yang rencananya akan diselenggarakan pada Minggu (19/10/2025), secara mengejutkan dibatalkan total. Keputusan pembatalan ini datang langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melalui surat resmi bernomor B-805/DPP/GOLKAR/X/2025, yang diterbitkan pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Surat penundaan tersebut diteken langsung oleh Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Sarmuji.

Akibatnya, panitia pelaksana di daerah dibuat sibuk. Seluruh persiapan yang telah matang, seperti penyewaan gedung, layanan katering, hingga akomodasi transportasi untuk peserta dan tamu penting, terpaksa dibatalkan. “Semua yang sudah dipesan akhirnya kami batalkan,” ujar salah seorang panitia pada Sabtu (18/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar pembatalan ini diterima setelah sejumlah pengurus DPD I Golkar Riau dan para pemilik suara berkumpul di kantor DPP Golkar di Jakarta pada Sabtu pagi. Niat mereka untuk mendapatkan keputusan final dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia tidak tercapai. Alih-alih mendapatkan restu, mereka justru hanya menerima surat penundaan Musda.

Menurut sumber internal, penundaan ini dipicu oleh ketidaksetujuan DPP Partai Golkar terhadap kandidat yang diusulkan oleh DPD tingkat Kabupaten/Kota di Riau.

“Ketum Bahlil tidak berkenan dengan kandidat usulan daerah. Di sisi lain, para ketua DPD Kabupaten/Kota bersikeras dengan nama lain. Karena sinyal ini tidak ditangkap, Ketua Umum memerintahkan Musda untuk ditunda,” ungkap seorang petinggi Golkar Riau yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia menambahkan bahwa seharusnya pengurus daerah lebih peka dalam menafsirkan sinyal politik yang diberikan oleh pimpinan pusat terkait calon ketua yang diharapkan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda, Ikhsan, sempat menyatakan bahwa persiapan di Riau sudah berjalan sesuai rencana, meskipun pihaknya masih menunggu arahan akhir dari DPP.

Sejumlah nama padahal telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua, di antaranya Ridwan GP (Ketua Depidar SOKSI Riau), Yulisman dan Karmila Sari (keduanya anggota DPR-RI), Afrizal Sintong (Ketua DPD Golkar Rohil), hingga nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat, Wakil Gubernur Riau SF. Haryanto.

Penundaan tiba-tiba ini menimbulkan kekecewaan di kalangan kader, termasuk Ketua DPD Golkar Riau saat ini, Drs. H. Syamsuar. Ironisnya, Syamsuar telah menyampaikan pidato perpisahannya sehari sebelumnya, pada Jumat (17/10), dalam acara istighosah di Kantor DPD I Golkar Riau.

“Saya pamit dengan tulus. Terima kasih kepada semua kader yang telah berjuang bersama saya,” kata Syamsuar saat itu.

Konflik internal ini dikhawatirkan dapat berujung pada konsekuensi serius. Seorang petinggi Golkar Riau lainnya menyebutkan, “Bisa saja DPP akan menunjuk caretaker untuk menggantikan posisi Syamsuar.” (***)

Penulis : Rifky

Editor : Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensaaksara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kompor Foundation Laporkan Dugaan RS Mesra Tanpa AMDAL ke Dinkes Riau
Penguatan Inovasi Daerah: BPP Kota Pekanbaru Berperan Aktif dalam Rakor Riset dan Inovasi Provinsi Riau
Cukong TNTN Tersangka Tapi Bebas Berkeliaran, Pengamat: Jangan Jadikan Pengembalian Lahan sebagai “Tiket Bebas Penjara”
Aksi Nekat di Rumah Dinas Gubernur Riau, Segel KPK Dirusak, Tiga Pramusaji Diperiksa Intensif
Kanwil DJBC Riau Laksanakan Kegiatan Customs Goes to School di SMAS Plus Taruna Andalan, Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal
Kanwil Bea Cukai Riau Gelar Kampanye Community Protector Wilayah Bebas Rokok Ilegal Pada Kawasan Berikat Dibawah Naungan APRIL Group
Objek Vital Negara Diganggu: Aktivis ‘Arogan’ ZN Dibui Polisi Siak Usai Ancam Petugas Keamanan PT PHR
Gubernur Riau Abdul Wahid Bersama 10 Orang Ditangkap KPK: Terlibat Operasi Tangkap Tangan, Status Hukum Segera Ditentukan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:41 WIB

Kompor Foundation Laporkan Dugaan RS Mesra Tanpa AMDAL ke Dinkes Riau

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:02 WIB

Penguatan Inovasi Daerah: BPP Kota Pekanbaru Berperan Aktif dalam Rakor Riset dan Inovasi Provinsi Riau

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:38 WIB

Cukong TNTN Tersangka Tapi Bebas Berkeliaran, Pengamat: Jangan Jadikan Pengembalian Lahan sebagai “Tiket Bebas Penjara”

Selasa, 18 November 2025 - 08:55 WIB

Aksi Nekat di Rumah Dinas Gubernur Riau, Segel KPK Dirusak, Tiga Pramusaji Diperiksa Intensif

Sabtu, 8 November 2025 - 13:19 WIB

Kanwil DJBC Riau Laksanakan Kegiatan Customs Goes to School di SMAS Plus Taruna Andalan, Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal

Berita Terbaru