Nasional, (LA) – Terjadinya Bencana Banjir Bandang yang menimpa wilayah Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menghadirkan duka yang mendalam.
Atas kejadian yang memilukan tersebut, Satuan-satuan dari TNI dan Polri serta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk meringankan beban para Korban terdampak Bencana Alam di Pulau Sumatera.
Kapuskesau Intruksikan Jajaran Kesehatan TNI AU
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk respon cepat satuan kesehatan TNI Angkatan Udara, Sejak dini Kapuskesau telah menginstruksikan jajaran kesehatan TNI AU di wilayah bencana agar turut membantu penderitaan masyarakat khususnya bidang pelayanan kesehatan.
Hal ini ditandai dengan bergeraknya personel RSAU dr. Abdul Malik Lanud Suwondo ke titik titik bencana diwilayah Sumatera Utara.
Kegiatan kemanusiaan diadakan di Kamp Pengungsi GOR Pandan Tapteng oleh Kesehatan TNI AU Lanud Soewondo bersama Dinkes Provinsi Sumut (30/11/25). Dalam rangka memberikan dukungan kepada para pengungsi, kegiatan ini meliputi:
1. Pembagian Bantuan: Distribusi pampers, minyak kayu putih, dan biscuit kepada 45 balita yang tinggal di pengungsian.
2. Pelayanan Kesehatan: Pengobatan untuk lansia dan masyarakat umum yang membutuhkan perawatan kesehatan di lokasi pengungsian.
Dari total 117 orang yang menerima layanan kesehatan, rincian jumlahnya adalah sebagai berikut:
– Masyarakat umum: 79 orang
– Anak-anak: 15 orang
– Lansia: 23 orang
Dari sejumlah pasien, satu anak dirujuk ke RSUD Pandan dengan diagnosa gastrointestinal (GE) yang ditampilkan melalui gejala mual, muntah, dan lemas untuk penanganan lebih lanjut.
Kontainer Medik Udara (KMU) dan Rumah Sakit Lapangan Siap Di Gelar
Lebih lanjut Kapuskesau secara khusus memerintahkan Dirbindukkes untuk segera menyiapkan logistik berupa obat-obatan dan perlengkapan rumah sakit lapangan bahkan kesiapan Kontainer Medik Udara (KMU) untuk disiagakan agar siap digelar dimanapun dan kapanpun.
Penulis : Tim










