Pekanbaru, LA– Jabatan pada hakikatnya adalah titipan, namun pendidikan adalah denyut nadi masa depan sebuah kota. Filosofi inilah yang tampaknya mendasari keputusan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat menunjuk sosok yang dinilai memiliki integritas dan kedalaman berpikir, Dr. Alek Kurniawan, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.
Penunjukan Kepala Balitbang Pekanbaru ini bukanlah tanpa alasan yang matang. Di saat Kepala Dinas Pendidikan definitif, Syafrian Tommy, memenuhi panggilan suci ke Tanah Suci untuk ibadah haji, Wali Kota membutuhkan sosok “tangan kanan” yang tidak hanya cakap secara birokrasi, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap nasib pendidikan anak-anak di Pekanbaru.
Pj Sekda Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, pada Sabtu (9/5/2026), menegaskan transisi ini. “Ditunjuk Pak Alek Kurniawan sebagai Plt menggantikan Tommy yang naik haji,” jelasnya ringkas, namun menyiratkan pesan estafet kepemimpinan yang berjalan harmonis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Dr. Alek Kurniawan, kepercayaan yang diletakkan Wali Kota di pundaknya bukanlah sekadar penambahan gelar birokrasi, melainkan sebuah amanah moral yang harus dijawab dengan dedikasi penuh. Ia menyadari betul bahwa pimpinan mengharapkan roda pendidikan tidak boleh melambat sedetik pun.
Dengan nada yang tenang namun penuh ketegasan, Alek merespons penunjukan ini sebagai panggilan pengabdian. “Target saya terus melanjutkan untuk pembenahan pendidikan. Baik itu dari sisi sarana dan prasarana infrastruktur, maupun pembinaan pendidikan anak didiknya sendiri,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan visi seorang pemimpin yang humanis. Alek tidak hanya melihat pendidikan dari sebatas tembok kelas atau tumpukan bangku sekolah yang harus diperbaiki, tetapi ia melihat langsung pada subjek utamanya: anak-anak Pekanbaru yang membutuhkan sentuhan pembinaan mental, moral, dan akademis. Ia ingin memastikan visi Wali Kota dalam mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar membumi dan dirasakan oleh setiap murid dan guru.
Langkah responsif dan kesiapan Alek Kurniawan ini menjadi bukti loyalitas seorang abdi negara. Ia hadir sebagai sosok pemecah masalah (problem solver) yang memastikan kebijakan pimpinan tetap berjalan di rel yang benar. Dengan sentuhan kepemimpinan yang merangkul dan berbasis data dari latar belakangnya di Balitbang, publik dan jajaran pimpinan kini dapat bernapas lega; masa depan pendidikan Kota Pekanbaru untuk sementara waktu berada di tangan yang tepat, amanah, dan peduli.
Penulis : Tim






