Kalaksa BPBD Iwa Gemino Tekankan Kesiapsiagaan Warga Pekanbaru Hadapi Puncak Musim Hujan

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (LA) – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kalaksa BPBD Iwa Gemino mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai.

Berdasarkan hasil pemetaan risiko yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, beberapa wilayah telah dikategorikan sebagai daerah rawan. Kecamatan Rumbai tercatat sebagai kawasan dengan tingkat kerawanan tertinggi, terutama di tiga kelurahan yang langganan terdampak luapan Sungai Siak, yaitu Palas, Sri Meranti, dan Meranti Pandak.

Selain Rumbai, titik-titik rawan banjir juga tersebar di beberapa kelurahan lain, di antaranya: Sialang Munggu (Tuah Madani), Sail dan Sialang Sakti (Tenayan Raya), Sungai Sibam (Bina Widya), serta Perhentian Marpoyan dan Sidomulyo Timur (Marpoyan Damai).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, menyampaikan bahwa pemetaan dan pemantauan di lapangan telah dilakukan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga dalam mengantisipasi bencana ini.
“Kami tidak hanya memantau, tetapi juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menghadapi potensi banjir,” ujar Iwa pada Jumat sore (24/10/2025).

Iwa secara khusus mengimbau peningkatan kesiapsiagaan bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai, mengingat potensi luapan air Sungai Siak dan Sungai Sail meningkat drastis selama musim hujan.

Selain fokus pada kawasan permukiman, BPBD juga memberikan perhatian serius pada ruas-ruas jalan yang sering tergenang. Untuk itu, koordinasi dengan dinas teknis terus dilakukan guna mempercepat pengerukan dan normalisasi sungai di titik-titik yang dinilai paling kritis.

Langkah antisipasi ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian sosial dan ekonomi yang diakibatkan oleh banjir. Meskipun beberapa sungai telah dinormalisasi, Iwa menegaskan bahwa warga tetap harus waspada dan berkoordinasi dengan instansi terkait. (***)

Penulis : RIFKY

Editor : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensaaksara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KOMPOR Foundation dan PPSP Desak Pembuktian Legalitas Aktivitas Kampus di Pasar Kodim
KOMPOR Riau dan Pedagang Pasar Kodim Tagih Kepastian Dokumen Pengelolaan Pasar
PEDAGANG PASAR KODIM MENUNGGU KEJELASAN TINDAK LANJUT PERMOHONAN INFORMASI DAN DOKUMEN
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau ( UMRI ) Kelompok 2 Gelar Program Peduli Lingkungan melalui Penghijauan di Kecamatan Tuah Madani Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru
Terciduk di Siak! Perjalanan Truk Rokok “Bodong” Asal Surabaya Berakhir di Tangan Bea Cukai
KOMPOR Tunggu Itikad Baik PT PMJ, Surat Audiensi Terkait Pasar Kodim Belum Ditindaklanjuti
Terima Aduan Pedagang, KOMPOR FOUNDATION Investigasi Dugaan Pungli dan Alih Fungsi di Pasar Kodim Pekanbaru
Kota Pekanbaru Masuki Usia 242 Tahun, PT PLN Nusantara Power UP Tenayan Ucapkan Selamat dan Apresiasi Kinerja Pemko  
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:23 WIB

KOMPOR Foundation dan PPSP Desak Pembuktian Legalitas Aktivitas Kampus di Pasar Kodim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:45 WIB

KOMPOR Riau dan Pedagang Pasar Kodim Tagih Kepastian Dokumen Pengelolaan Pasar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:17 WIB

PEDAGANG PASAR KODIM MENUNGGU KEJELASAN TINDAK LANJUT PERMOHONAN INFORMASI DAN DOKUMEN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau ( UMRI ) Kelompok 2 Gelar Program Peduli Lingkungan melalui Penghijauan di Kecamatan Tuah Madani Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:14 WIB

KOMPOR Tunggu Itikad Baik PT PMJ, Surat Audiensi Terkait Pasar Kodim Belum Ditindaklanjuti

Berita Terbaru