Pekanbaru, LA – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperlihatkan keseriusannya dalam memajukan sektor pendidikan di wilayahnya. Langkah terbaru yang diambil adalah melobi Pemerintah Pusat guna mendapatkan dukungan untuk pembenahan infrastruktur belajar mengajar.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 76 sekolah di Kota Bertuah telah diajukan untuk masuk ke dalam program revitalisasi. Seperti PAUD, SD, SMP Negeri dan swasta,” kata Alek Kurniawan, Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah strategis ini bukan tanpa alasan. Pemko Pekanbaru menyadari bahwa kualitas pendidikan yang unggul harus ditopang oleh fasilitas yang memadai, aman, dan nyaman. Melalui usulan program revitalisasi ini, pemerintah daerah berharap dapat merombak dan memperbaiki berbagai sarana dan prasarana sekolah yang kondisinya sudah tidak lagi ideal untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Jika usulan ini mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat, ke-76 sekolah tersebut akan mengalami perbaikan signifikan. Fokus utamanya mencakup perbaikan ruang kelas yang rusak, pembaruan fasilitas pendukung, hingga penyediaan lingkungan sekolah yang lebih modern dan ramah anak.
Upaya “jemput bola” ke pusat ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Pemko Pekanbaru di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kolaborasi pendanaan dengan Pemerintah Pusat dinilai menjadi solusi paling efektif untuk mempercepat pemerataan infrastruktur pendidikan di Pekanbaru.
Ke depannya, dengan bangunan fisik dan fasilitas yang lebih mumpuni, diharapkan para guru dapat mengajar dengan lebih maksimal, dan para siswa dapat menyerap ilmu dengan lebih fokus. Pada akhirnya, revitalisasi puluhan sekolah ini diproyeksikan mampu mendongkrak secara signifikan indeks kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru, serta melahirkan generasi penerus bangsa yang kompetitif dan berprestasi.
Penulis : Tim






