Pekanbaru, LA – Teka-teki mengenai sosok yang akan memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) minyak dan gas bumi, PT Bumi Siak Pusako (BSP), akhirnya terjawab. Melalui rapat akhir tim Panitia Seleksi (Pansel) yang digelar di Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (21/5/2026), Robi Junipa resmi diumumkan sebagai Direktur PT BSP yang baru.
Ketua Tim Pansel, Heriyanto, SH, menjelaskan bahwa terpilihnya Robi merupakan buah dari proses seleksi yang sangat panjang dan ketat sejak pendaftaran dibuka pada awal April lalu. Dari total 10 pelamar yang lolos seleksi administrasi, rangkaian asesmen independen oleh PPM Manajemen Jakarta menyaring kandidat hingga menyisakan dua nama dengan skor tertinggi, yaitu Robi Junipa dan Muttaqin.
“Nilai dari PPM hanya meloloskan dua orang yang direkomendasikan. Keduanya memiliki rekam jejak yang baik. Namun, setelah didalami dalam proses wawancara bersama Bupati Siak, Kepala BPKP, dan Kepala SKK Migas, Robi secara konsisten mendapatkan penilaian tertinggi,” ujar Heriyanto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Siak, Afni Zulkifli, selaku pemegang saham mayoritas PT BSP, menegaskan bahwa penunjukan ini didasarkan pada instrumen negara yang objektif dan penilaian kompetensi, bukan atas dasar suka atau tidak suka. Keputusan ini juga sejalan dengan rekomendasi resmi yang dikeluarkan oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, dan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.
“Prosesnya panjang dan kita mencari yang terbaik dari yang baik. Robi Junipa dipilih karena keunggulan kompetitif yang ia miliki. Kita butuh akselerasi cepat untuk performa BSP ke depan,” ungkap Bupati Afni dalam keterangan tertulisnya.
Rekam Jejak 27 Tahun di Industri Migas
Terpilihnya Robi Junipa dinilai banyak pihak sebagai langkah tepat mengingat rekam jejaknya yang mumpuni. Pria lulusan Sarjana Teknik Geofisika Institut Teknologi Bandung (ITB) ini tercatat memiliki pengalaman selama 27 tahun di industri minyak dan gas.
Ia memulai karier profesionalnya di perusahaan energi multinasional asal Italia, sebelum akhirnya lama mengabdi di PT Chevron Pacific Indonesia (2006–2021) sebagai ahli geologi dan geofisika. Pasca-alih kelola Blok Rokan, Robi meneruskan pengabdiannya di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ia dinilai sukses mengoptimalkan produksi lebih dari 1.500 sumur di kawasan Minas dan Kotabatak-Petapahan.
Kombinasi antara kapasitas teknis, kematangan manajerial, serta visi-misi yang terukur menjadi alasan kuat mengapa ia dipercaya menggantikan Plt Direktur PT BSP sebelumnya, Raihan. Setelah pengumuman ini, keputusan tim pansel akan segera dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat untuk disahkan secara resmi.
Penulis : Tim






