Pekanbaru, LA – Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kota Pekanbaru turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Riau yang diselenggarakan di Aula Bappeda Provinsi Riau. Kegiatan tersebut diadakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau dan dibuka secara resmi oleh kepala BRIDA Provinsi Riau, Dr. Ronny B. Leksono, MT.

Rakor ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk kepala BPP Kota Pekanbaru, Dr. Alek Kurniawan, M.Si, serta seluruh kepala BRIDA dan perangkat daerah dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau yang menangani bidang Riset dan Inovasi. Dalam forum ini, peserta membahas berbagai isu strategis terkait kelembagaan, sumber daya manusia (SDM), dan penguatan ekosistem riset yang diperlukan untuk mendorong inovasi daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil dari Rakor ini adalah beberapa rekomendasi penting yang akan diajukan kepada pemerintah pusat, di antaranya adalah:
1. Membuat Memorandum of Understanding (MOU) antara Gubernur serta bupati dan walikota se-Provinsi Riau untuk mendukung penguatan kelembagaan riset dan inovasi daerah, termasuk bidang kelembagaan, SDM, dan mandatori penganggaran.
2. Pengusulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk periset di bidang penelitian dan perekayasaan kepada pemerintah pusat.
3. Penetapan Kota Pekanbaru sebagai tuan rumah Rakor Riset dan Inovasi Daerah pada tahun 2027.

Rakor ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi antar daerah, serta mendorong pengembangan riset dan inovasi yang dapat memberikan dampak positif di Provinsi Riau. Dengan dukungan semua pihak, langkah-langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi daerah dan meningkatkan kualitas riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pekanbaru menjadi titik fokus untuk masa depan inovasi daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Penulis : Tim










